Sejarah penangkal petir

Benjamin FranklinPetir merupakan penyebab primer kebakaran dikarenakan alam, sejarah mencatat petir banyak merusak struktur bangunan yang dibuat manusia. Telah lama diketahui dalam sebuah kutipan puisi “De Rerum Natura” sekitar 2300 tahun yang lalu bahwa petir selalu menyambar benda yang tinggi.

Akan tetapi meskipun telah lama diketahui bahwa petir selalu menyerang benda yang tinggi, tidak ada upaya yang berhasil menggunakan pengetahuan ini untuk membuat suatu sistem perlindungan terhadap petir. Sejarah penangkal petir dimulai saat Benjamin Franklin pada tahun 1752 menyatakan bahwa sambaran ke batang logam yang tinggi dapat dihantarkan ke bumi dengan kawat, tanpa merusak struktur dimana batang logam dan kawat itu terpasang (Franklin, 1753). Franklin membuat penemuan ini ketika ia memasang sebuah batang besi dengan ujung kawat kuningan dalam upaya untuk menetralisir listrik di awan yang melintas di atas dengan emisi dari batang logam berujung tajam.

penangkal petir franklinMenyusul pengumuman Franklin yang berhasil atas penemuanya ,Poor Richard Almanac kemudian mempublikasikanya, penangkal petir Franklin pun segera banyak diinstal pada bangunan di Eropa dan di Amerika. Dan setelah instalasi batang penangkal petir Franklin ini, beberapa struktur bangunan tinggi yang pernah rusak berulang kali akibat sambaran petir tidak lagi terjadi. Keberhasilan batang penangkal petir Franklin tersebut dalam mencegah kerusakan petir begitu terlihat pada tahun 1778, Senat Venesia mengeluarkan dekrit yang memerintahkan pendirian penangkal petir di seluruh republik. Karena alasan politik di Inggris, ada keengganan untuk menginstal batang penangkal petir Franklin, akan tetapi setelah lebih dari 220 kapal dari Royal Navy mengalami kerusakan atau hilang akibat sambaran petir selama perang Napoleon, Admiralty akhirnya yakin dalam 1830-an oleh Sir William Snow-Harris untuk menginstal penangkal petir dan down conductor pada kapal berlayar yang sering terjadi kerusakan yang disebabkan oleh sambaran petir.